0 Comments

Seruyan, beritakampus – Guna memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan dunia kerja, Politeknik Sampit secara resmi melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman MOU (Memorandum of Understanding) dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumdam) Air Minum Tirta Seruyan, Selasa, (10/9/26).

Penandatanganan dokumen kerja sama tersebut dilakukan oleh Direktur Politeknik Sampit, Ir. Lilis Indriani, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., ACPE., bersama Pjs. Direktur Perumdam Tirta Seruyan, Dr. Afirus Febian, S.Si., M.Pd., M.Ling.

Nota Kesepahaman bernomor 012/09/POLISAM/MOU/VIII/2026 ini memuat komitmen bersama selama 5 (lima) tahun ke depan dalam rangka penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), penerapam ilmu pengetahuan dan teknologi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Direktur Politeknik Sampit, Lilis Indriani, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata kampus vokasi dalam mendekatkan mahasiswa dengan realitas industri dan kebutuhan masyarakat.

“Kolaborasi ini menjadi jembatan strategis untuk memastikan kurikulum dan kompetensi lulusan kami relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui program magang, PKL, hingga pengabdian masyarakat, mahasiswa Politeknik Sampit tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga langsung berkontribusi dalam memecahkan tantangan teknis di lapangan, khususnya di sektor pengelolaan air minum,” ujar Ir. Lilis

Sementara itu, Pjs. Direktur Perumdam Tirta Seruyan, Afirus Febian, menyambut baik kemitraan ini dan menegaskan pentingnya dukungan akademis serta inovasi teknologi bagi perkembangan perusahaan daerah.

“Sebagai perusahaan daerah yang fokus pada pelayanan publik, kami membutuhkan dukungan riset, pendampingan teknis, serta SDM yang terampil.”

Lanjut, “kami siap membuka pintu bagi mahasiswa Politeknik Sampit untuk belajar dan berpraktik langsung di Perumdam Tirta Seruyan. Sinergi ini kami yakini dapat mendorong efisiensi operasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat,” tutup Afirus .

Seluruh implementasi kegiatan teknis dan skema pendanaan selanjutnya akan dituangkan secara rinci dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) turunan. Kemitraan ini diharapkan dapat melahirkan inovasi yang bermanfaat langsung bagi pembangunan di wilayah Kabupaten Seruyan dan Kotawaringin Timur. (Abdul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *